Artikel
Pagelaran Wayang Kulit dalam Rangka Ruwat Bumi di Desa Gununggiana
Pada tanggal 22 Juli 2024, Desa Gununggiana menjadi pusat perhatian dengan diselenggarakannya pagelaran wayang kulit yang megah dalam rangka upacara Ruwat Bumi. Acara ini dipimpin oleh dalang ternama, Ki Narjikin, dan dihadiri oleh warga desa serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Kepala Desa Gununggiana, Kadi, membuka acara dengan pidato yang penuh semangat. Dalam pidatonya, Kadi menekankan pentingnya upacara Ruwat Bumi sebagai wujud syukur dan harapan agar desa selalu diberkahi dengan kesejahteraan dan kedamaian. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam persiapan acara ini.
Pagelaran wayang kulit malam itu dipimpin oleh Ki Narjikin, seorang dalang legendaris yang dikenal dengan kepiawaiannya dalam menyampaikan cerita melalui seni wayang. Ki Narjikin membawakan cerita yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal dan mengandung pesan moral yang mendalam. Penonton terpukau oleh kepiawaian Ki Narjikin dalam menghidupkan karakter-karakter wayang dengan suara dan gerakannya yang memukau.
Pagelaran wayang kulit ini dihadiri oleh ratusan warga Desa Gununggiana serta tamu undangan dari desa-desa tetangga. Semangat dan antusiasme terlihat dari wajah-wajah mereka yang tampak terhibur dan kagum sepanjang pertunjukan. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan momen ini untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan kerabat dan teman.
Upacara Ruwat Bumi merupakan bagian penting dari tradisi Desa Gununggiana. Ruwat Bumi adalah ritual yang dilakukan untuk membersihkan dan memelihara keseimbangan alam serta meminta perlindungan dari segala marabahaya. Acara ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Pagelaran wayang kulit ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. Tidak hanya sebagai hiburan, acara ini juga mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Kepala Desa Kadi berharap agar tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar Desa Gununggiana selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, serta dijauhkan dari segala bencana dan marabahaya. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Desa Gununggiana siap menghadapi masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.


Pengumuman Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) Tahun 2025
Pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Gununggiana: Membangun Kapasitas untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jadwal Pembentukan Pengawas TPS Pemilu 2024 oleh Bawaslu Jawa Tengah
Rekrutmen KPPS Pemilihan 2024: Kesempatan Berkontribusi dalam Suksesnya Pilkada Serentak
Putra Tambak FC Raih Gelar Juara di Turnamen Sepak Bola Desa Gununggiana
Kalipager dan Krajan Kidul Raih Juara dalam Turnamen Bola Voli Desa Gununggiana 2024
Pentingnya Mengecek Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada 2024 di Banjarnegara
Instruksi Presiden terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD): Langkah Strategis Menuju Era Digitalisasi Administrasi
Pembuatan Identitas Kependudukan Digital di Desa Gununggiana, Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara: Langkah Menuju Era Digital
Pagelaran Wayang Kulit: Merawat Tradisi dan Kebersamaan Desa Gununggiana
Langkah-Langkah Membuat Identitas Kependudukan Digital (IKD)
Membangun Desa Lewat Gotong Royong
PERDES PHBS