Artikel
Pagelaran Wayang Kulit: Merawat Tradisi dan Kebersamaan Desa Gununggiana
Desa Gununggiana kembali menggelar acara tahunan yang telah menjadi tradisi, yaitu Pagelaran Wayang Kulit. Acara ini diselenggarakan dalam rangka Ruwat Bumi Desa Gununggiana, yang bertujuan untuk merawat bumi serta menjaga keharmonisan dan kebersamaan di antara warga desa. Pagelaran ini akan menampilkan Dalang Ki Narjikin, seorang dalang yang sudah terkenal dengan keahliannya dalam menghidupkan cerita-cerita wayang kulit.
Detail Acara
- Tanggal: Senin Kliwon, 22 Juli 2024
- Waktu: Mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai
- Tempat: GOR Desa Gununggiana
Rangkaian Acara
Acara ini akan dimulai pada pagi hari dengan pagelaran wayang kulit oleh Dalang Ki Narjikin. Selain itu, acara ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dari warga desa, yang diharapkan dapat menambah semarak dan keceriaan suasana. Berikut adalah beberapa penampilan yang akan memeriahkan acara:
- Tari Saman dari Santri Putri TPQ Anwaruttaufiq
- Penampilan 4 grup kesenian tari kuda kepang:
- Pandawa Krida Budaya
- Krida Kencana
- Turonggo Bekso
- Turonggo Jati
Acara ini diharapkan dapat menguatkan kembali rasa kebersamaan dan gotong royong di antara warga Desa Gununggiana. Dengan adanya berbagai kegiatan seni, diharapkan juga dapat mempererat hubungan sosial dan menjaga warisan budaya lokal agar tetap lestari.
Pesan dan Harapan
Kepala Desa Gununggiana menyampaikan harapannya agar seluruh warga dapat berpartisipasi aktif dalam acara ini. "Ruwat Bumi Desa Gununggiana adalah momen penting bagi kita semua. Ini adalah kesempatan untuk bersama-sama merawat tradisi, mempererat persaudaraan, dan menjaga keseimbangan alam di sekitar kita," ujarnya.
Beliau juga mengajak generasi muda untuk terus melestarikan seni dan budaya tradisional, seperti wayang kulit dan tari kuda kepang, agar tidak tergerus oleh modernisasi. "Kita harus bangga dengan warisan budaya kita. Melalui pagelaran ini, mari kita tunjukkan bahwa seni tradisional tetap hidup dan berkembang di Desa Gununggiana," tambahnya.
Penutup
Dengan adanya acara seperti ini, Desa Gununggiana tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya yang khas dan unik. Pagelaran Wayang Kulit ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya lokal. Mari kita sukseskan acara ini dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, demi Desa Gununggiana yang lebih baik dan harmonis.


Pengumuman Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) Tahun 2025
Pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Gununggiana: Membangun Kapasitas untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jadwal Pembentukan Pengawas TPS Pemilu 2024 oleh Bawaslu Jawa Tengah
Rekrutmen KPPS Pemilihan 2024: Kesempatan Berkontribusi dalam Suksesnya Pilkada Serentak
Putra Tambak FC Raih Gelar Juara di Turnamen Sepak Bola Desa Gununggiana
Kalipager dan Krajan Kidul Raih Juara dalam Turnamen Bola Voli Desa Gununggiana 2024
Pentingnya Mengecek Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada 2024 di Banjarnegara
Pagelaran Wayang Kulit dalam Rangka Ruwat Bumi di Desa Gununggiana
Instruksi Presiden terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD): Langkah Strategis Menuju Era Digitalisasi Administrasi
Pembuatan Identitas Kependudukan Digital di Desa Gununggiana, Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara: Langkah Menuju Era Digital
Perayaan Hari Kemerdekaan 2016
Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Banjarnegara di Desa Gununggiana
RENCANA PEMBANGUNAN TA 2024
rapat desa