Artikel
Profil Masyarakat Desa
Contoh (Sila edit halaman ini sesuai dengan deskripsi desa ini)!
Berdasarkan data desa pada bulan Februari 2010, jumlah penduduk Desa Terong sebanyak 6484 orang. Jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1605 KK.
Jumlah penduduk Desa Terong usia produktif pada tahun 2009 adalah 4746 orang. Jumlah angkatan kerja tersebut jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikannya adalah sebagai berikut:
|
No. |
Angkatan Kerja |
L |
P |
Jumlah |
|
1 |
Tidak Tamat SD |
59 |
56 |
115 |
|
2 |
SD |
880 |
792 |
1672 |
|
3 |
SLTP |
813 |
683 |
1496 |
|
4 |
SLTA |
725 |
673 |
1398 |
|
5 |
Akademi |
13 |
11 |
24 |
|
6 |
Perguruan Tinggi |
23 |
18 |
41 |
|
Jumlah Total |
2513 |
2233 |
4746 |
|
Profil sosial masyarakat
Dalam aktivitas keseharian, masyarakat Desa Terong sangat taat dalam menjalankan ibadah keagamaan. Setiap Rukung Tetangga (RT) dan pedukuhan memiliki kelompok-kelompok pengajian. Pada peringatan hari besar Islam, penduduk Desa Terong kerap menggelar acara peringatan dan karnaval budaya dengan tema yang disesuaikan dengan hari besar keagamaan. Sebagian besar warga Desa Terong terafiliasi pada organisasi kemasyarakat Islam Muhammadiyah.
Gelaran perayaan lain selalu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap pedukuhan akan turut serta dan semangat menampilkan ciri khasnya dalam acara peringatan dan karnaval budaya.
Kelompok pemuda di Desa Terong yang tergabung dalam kelompok pegiat Karang Taruna menjadi aktor utama dalam banyak kegiatan desa. Kelompok ini aktif menggelar program kegiatan untuk isu demokrasi kepada warga, penguatan ekonomi produktif, pelatihan penanggulangan bencana, dan kampanye Gerakan Remaja Sayang Ibu (GEMAS).
Sejumlah penduduk Desa Terong bekerja merantau di daerah di luar Yogyakarta. Namun, ikatan sosial mereka terhadap tanah kelahiran tetap tinggi. Penduduk asli Desa Terong yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya misalnya, mereka membentuk paguyuban untuk memelihara silaturahmi antar sesama warga perantauan. Setiap bulan diadakan kegiatan arisan keliling secara bergilir di setiap tempat anggotanya. Setiap dua tahun sekali diadakan pula kegiatan mudik bersama ke kampung halaman di Desa Terong
Profil politik masyarakat
Warga Desa Terong dikenal sebagai kelompok masyarakat yang paling aktif dan memiliki potensi tertinggi untuk berpartisipasi dalam pemberian suara untuk Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Langsung. Tingkat partisipasi warga di desa ini terbanyak jika dibandingkan dengan desa lain di Kecamatan Dlingo, Bantul.
Warga Desa Terong sangat aktif dalam mengawal proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Yogyakarta. Banyak warga Desa Terong yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Yogyakarta (GRY) dan aktif dalam beragam kegiatan serta demontrasi mendukung penetapan keistimewaan Yogyakarta. Kepala Desa Terong Sudirman Alfian merupakan Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Desa Ing Sedya Memetri Asrining Yogyakarta (ISMAYA) se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Beliau ditunjuk pula sebagai anggota tim perumus RUU Keistimewaan Yogyakarta bersi masyarakat Yogyakarta. Salah satu hal yang diperjuangkan dalam RUU tersebut adalah tidak adanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah langsung dalam pemilihan Gubernur DIY; dengan mempertahankan konsep dwi tunggal Sri Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Bubernur DIY.
Permasalahan mendasar yang ada di Desa Terong adalah tidak imbangnya jumlah pencari kerja dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Sekalipun jumlah pengangguran di Desa Terong pada Tahun 2009 hanya orang tetapi kebanyakan mereka bekerja di luar Desa. Jadi, perlu gerakan kembali ke Desa serta menarik sumber-sumber ekonomi ke desa agar pencari kerja tidak banyak tersedot ke luar Desa.
Sumber:
Laporan Pertanggung Jawaban Lurah Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul tahun 2009.


Pengumuman Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) Tahun 2025
Pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Gununggiana: Membangun Kapasitas untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jadwal Pembentukan Pengawas TPS Pemilu 2024 oleh Bawaslu Jawa Tengah
Rekrutmen KPPS Pemilihan 2024: Kesempatan Berkontribusi dalam Suksesnya Pilkada Serentak
Putra Tambak FC Raih Gelar Juara di Turnamen Sepak Bola Desa Gununggiana
Kalipager dan Krajan Kidul Raih Juara dalam Turnamen Bola Voli Desa Gununggiana 2024
Pentingnya Mengecek Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada 2024 di Banjarnegara
Pagelaran Wayang Kulit dalam Rangka Ruwat Bumi di Desa Gununggiana
Instruksi Presiden terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD): Langkah Strategis Menuju Era Digitalisasi Administrasi
Pembuatan Identitas Kependudukan Digital di Desa Gununggiana, Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara: Langkah Menuju Era Digital
Pagelaran Wayang Kulit: Merawat Tradisi dan Kebersamaan Desa Gununggiana
Membangun Desa Lewat Gotong Royong
Logo HUT RI ke-79: Mencerminkan Semangat Nusantara Baru Indonesia Maju
Laporan Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara Tahun 2024
Pelantikan KPPS Desa Gununggiana
PENDAFTARAN PILKADES
rapat desa